Home » , » Mengenang Misye Arsyita (Pemeran Ibu dalam Sinetron Jin dan Jun)

Mengenang Misye Arsyita (Pemeran Ibu dalam Sinetron Jin dan Jun)

Kala itu, kira-kira tahun 1996, saya masih duduk di bangku SMP. Saya dan keluarga suka menonton sebuah sinetron di RCTI yang berjudul Jin dan Jun. Saya sudah lupa tiap hari apa sinetron itu ditayangkan, yang jelas saat itu pemeran yang masih saya ingat antara lain, Jun diperankan oleh Sahrul Gunawan, Jin diperankan oleh M Amin,Ayah Jun diperankan oleh Fuad Baradja,  kakak Jun diperankan oleh Mira Asmara dan Ibunda Jun diperankan oleh Misye Arsita.

Semua pemeran bermain sesuai dengan perannya, Jun yang selalu usil dan minta bantuan Om Jin, lalu kakak Jun yang cantik yang terkadang dikerjain oleh Jun. Dan Ibu Jun yang selalu memakai logat jawa dalam setiap dialognya. Mungkin itulah kesan yang ditangkap oleh para penonton saat melihat ibunda Jun, logat jawa yang medok.

Kini sembilan belas tahun telah berlalu, bagaimana kabar para aktor dan aktris pemeran sinetron yang sempat merajai dunia hiburan tahun 90an. M Amin pemerah Om Jin ternyata telah meninggal dunia.

Misye Arsita (1964 - 2015)
Tak dinyana, kabar duka datang lagi,  pemeran ibunda Jun, yakni Misye Arsita ternyata telah meninggal dunia. Pada tanggal 5 November, Misye Arsita meninggalkan dunia setelah sebelumnya mengidap penyakit TBC kelenjar.

Dilansir dari berbagai media yang bertebaran di dunia maya, Misye Arsita meninggalkan seorang suami, dan dua orang anak yang masing-masing masih duduk di bangku SMA dan SD.

Jika kita menelisik jauh ke masa lalu artis tersebut, kita akan menemukan banyak pelajaran kehidupan yang bisa dipetik bagi para pembelajar.

Terlahir dengan nama Misniarti di Kediri pada 12 Januari 1964. Almarhumah meniti karier sebagai seorang penyanyi dangdut. Kemudian bergabung dengan srimulat. Dan melakoni berbagai peran dalam perlbagai sinetron seperti Jin dan Jun, Saat memberi saat menerima, Abad 21, rahasia ilahi dan Titipan Ilahi. Misye juga kerap tampil dalam ketoprak humor. Ia juga membintangi film layar lebar seperti, kipas-kipas cari angin dan Makrifat Cinta.

Lantas pelajaran apa yang bisa kita petik dari sepenggal perjalanan Misye dalam dunia hiburan?

Pelajaran pertama adalah bahwa ternyata Misye merupakan seorang seniwati yang gigih berjuang mewujudkan impiannya dari satu tahap ke tahap lain tanpa kenal lelah. Ini berarti kesuksesan akan diraih dengan ketekunan dan kerja keras.

Pelajaran kedua, bagaimanapun juga berita duka selalu menimbulkan kesedihan, begitu juga dengan meninggalnya istri Agus Leo ini . Akan tetapi kesedihan dan kedukaan hendaknya membawa kita pada perenungan lebih dalam. Bahwa dunia ini memang aneh. Ketika kesuksesan dikejar habis-habisan, toh akhirnya akan kita tinggalkan juga.

Lantas, apa berarti kita tak perlu mengejar kesuksesan?
Bukan begitu maksudnya, kejarlah kesuksesan tapi jangan sampai terhempas oleh kesuksesan itu. Begitu juga meskipun belum atau tidak sukses jangan sampai terhempas olehnya. Kalau bisa tetaplah istiqomah

Akhirnya, selamat jalan Misye Arsyita, Inna Lillahi wainna ilaihi Rajiun

1 comments:

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete